Langsung ke konten utama

Pengisi Suara Doraemon, Nurhasanah Iskandar Berpulang

Nurhasanah Dubber Doraemon Meninggal Dunia
Jakarta, Entertainment - Kabut duka kembali menyelimuti dunia sulih suara Indonesia. Nurhasanah, dubber alias pengisi suara karakter kartun mengembuskan napas terakhirnya pada Minggu (12/7/2020). Berdasarkan keterangan anak mendiang, sang dubber meninggal pada pukul 15.00 WIB.

“Innalillahi wa innalillahi rojiun. Telah berpulang ke rahmatullah ibunda kami, ibu Nurhasanah, pada hari ini, pukul 15.00 WIB. Mohon dimaafkan atas kesalahan semasa hidup mama saya,” ujarnya lewat akun Instagram @nurhasanahdora, pada Minggu (12/7/2020).

Unggahan tersebut mendapat komentar dari warganet. “Innalillahi wa innalillahi rojiun. Semoga beliau ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah. Aamiin,” ujar akun Instagram @dimaseaa.

Sementara akun @ahda_g mengungkapkan, “Selamat jalan Ibu. Meskipun belum pernah mengenal Anda, kenangan masa kecilku lekat dengan bahagia berkat suaramu.” Duka serupa dituliskan @agung_wahyu, “Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Terima kasih telah menemani keseharian kami semasa kecil.”

Nurhasanah Iskandar didapuk sebagai pengisi suara Doraemon, karakter robot kucing yang berasal dari masa depan, sejak tahun 1993. Dia memulai kariernya sebagai pengisi suara berbagai sandiwara radio di Radio Republik Indonesia.

Tak hanya lekat dengan karakter Doraemon, Nurhasanah juga kerap meminjamkan suara seraknya dalam berbagai tayangan telenovela hingga film India.

 

Sementara itu Eric Zhanov dari KMCi Studio Dubbing juga menyampaikan duka mendalamnya, disebutkannya kurang lebih sebulan sebelumnya dunia dubber juga kehilangan Prabawati Sukarta yang merupakan Pengisi suara Shizuka, dalam serial legend doraemon yang tayang setiap minggu pagi di RCTI - Hari ini tanggal 12 Juli 2020.

 

Usia memang tak adak yang tahu, Nurhasanah Iskandar pengisi suara Doraemon kini pun menyusul. Dan yang unik, dua dubber senior ini sama sama memulai kariernya di dunia sulih suara dari RRI Pusat Jakarta sebagai penyiar radio.

 

Banyak orang mengenal almarhumah Mba Nur hanya sebagai Doraemon. Namun kepiawaiannya sebagai dubber mumpuni, juga dibuktikan dalam drakor Winter Sonata dan Popcorn yang dulu pernah booming di SCTV.

 

Kini kami hanya bisa mengenang Karya Karyamu. Selamat Jalan Mba Nurhasanah, Doraemon terbaik dan terlama sepanjang sejarah per-doraemon-an Indonesia. Selamat ber-Reuni dengan Shizuka ( Almarhumah Prabawati Sukarta ), Giant ( alm. Is Andespa )dan Suneo ( Alm. Hamdani Hasni ) di Surga.

 

Terima Kasih Telah menjadi Salah satu sejarah pertelevisian Indonesia, meski hanya lewat suara legendmu. Terima Kasih juga telah menemani dan mewarnai hidup anak anak Indonesia di setiap minggu pagi. Semoga amal dan ibadahmu membawamu ke tempat yang Terbaik Disisi-Nya. Aamiin.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

BENARKAH PENGOBATAN ANGGA PRAJA BUANA MENGGUNAKAN BANTUAN TENAGA LISTRIK??

Angga Praja Buana Semakin dikenalnya Angga Praja Buana lewat keahlian pijat alternatifnya semakin membuat orang bertanya tanya, dari alamat praktek, bisa menyembuhkan penyakit apa saja?, atau bahkan ada yang bertanya tarif dari jasa yang ia kerjakan. Jauh sebelum beberapa video yang viral di facebook rasanya masyarakat tak begitu mengenal angga praja buana dengan keahliannya, namun ketika masyarakat ditanya nama P. Yon Kendit   (Ayah Mertua mas Angga) kita mulai sedikit tahu Pijat Alternatif yang terlebih dahulu menjadi keahlian P. Yon yang juga dikenal banyak masyarakat khususnya situbondo. Ya Mas Angga sendiri adalah generasi penerus kedua setela sang Ayah Mertua Almh. Bpk. Suwiryono berpulang akibat penyakit komplikasi yang di deritanya. Angga Praja Buana & Sang Istri | Almarhum Bpk Suwiryono (Tengah) Di salah status facebook Angga Praja Buana sendiri menulis betapa ia kehilangan sosok Guru, Teman, Sahabat yang sekaligus ayah panutan baginya. Ang...