Ragam
– Tidak lama lagi, umat Islam di seluruh dunia termasuk di
Indonesia akan bertemu kembali dengan perayaan hari raya Idul Adha. Sebagai
umat Muslim, maka tidak ada salahnya jika kawan mulai memikirkan untuk membeli
hewan kurban dari jauh-jauh hari.
Satu
hal yang harus kita tahu, menjelang perayaan idul Adha sendiri akan ada banyak
para pedagang hewan kurban, baik di pinggir jalan ataupun peternakan yang
memajang hewan kurban mereka. Dengan banyaknya penjual hewan kurban yang ada,
pastinya kawan juga perlu mengetahui bagaimana cara memilih hewan kurban yang
baik dan benar.
Untuk
mengetahui secara rinci, berikut 7 cara memilih hewan kurban yang baik dan
benar yang dilansir dari berbagai sumber :
![]() |
| Ilustrasi Hewan Qurban |
1.
Jenis Hewan Kurban
Cara memilih hewan kurban yang baik dan benar pertama adalah perhatikan jenis dari hewan kurban tersebut. Tips memilih hewan kurban yang pertama adalah pastikan kamu membeli hewan ternak yang dianjurkan. Seperti, unta, kambing, domba, sapi, atau kerbau.
Tentunya, jenis-jenis hewan ini sudah memenuhi ketentuan sebagai hewan ternak yang sehat dan layak untuk dikurbankan. Maka, tips pertama yang harus kamu perhatikan adalah harus hewan ternak.
2.
Usia Hewan Kurban
Cara
memilih hewan kurban yang baik dan benar yang berikutnya dengan memerhatikan
usia dari hewan kurban tersebut. Untuk kambing dan domba usia cukupnya adalah
12-18 bulan, sedangkan sapi dan kerbau adalah 22 bulan.
Cara
mudah untuk kamu yang ingin mengetahui usia hewan kurban adalah mengecek gigi
hewan tersebut. Jika usianya sudah cukup untuk disembelih, giginya pasti sudah
berganti atau tanggal (dua gigi susu di depan).
Kemudian,
warna gigi hewan ternak pun terlihat lebih gelap. Hal ini menandakan bahwa gigi
susu hewan tersebut sudah berganti yang menandakan bahwa hewan tersebut cukup
dewasa untuk disembelih.
3.
Hewan Kurban Tidak Ada Cacat
Cara
memilih hewan kurban yang baik dan benar selanjutnya adalah pastikan hewan
kurban tidak mengalami kecacatan. Hewan kurban yang mengalami kecacatan akan
membuat kurban tidak sah.
Misalkan,
hewan kurban ada yang buta sebelah atau benar-benar tak bisa melihat, sakit,
pincang, dan sangat kurus sampai sumsu tulangnya tidak ada. Jika tidak sah, itu
berarti hewan kurban yang tergolong di atas hanya memiliki stastus daging biasa
bukan menjadi kurban.
4.
Pilih Hewan yang Sehat
Cara
memilih hewan kurban yang baik dan benar berikutnya dengan memilih hewan kurban
yang sehat. Pastikan matanya cerah dan tidak berair. Kemudian, pada bagian
hidung terlihat basah dan berair, bulunya bersih dan tidak kusam. Hewan-hewan
ternak tersebut pun tidak demam, tidak lemas, diare, hingga tidak nafsu makan.
Cek
juga napas dan detak jantungnya yang normal, serta nafsu makannya pun normal.
Selain itu, lubang kumlah bersih dan berwarna merah mudah.
5.
Nafsu Makan yang Baik
Sapi
kurban atau hewan kurban yang sehat sudah pasti memiliki nafsu makan yang baik.
Lebih baik lagi jika Anda menanyakan tentang Surat Keterangan Kesehatan Hewan
(SKKH) sebagai acuan kesehatan hewan tersebut.
Hewan
kurban yang memiliki nafsu makan yang baik pasti badannya gemuk, warna kulitnya
cerah dan mengkilat. Kemudian, moncongnya pun kering tanpa ingus serta gelambir
bagian lehernya kempis.
6. Pilih Tempat yang Bersih dan Terpercaya
Cara
memilih hewan kurban yang baik dan benar berikutnya adalah memilih tempat yang
bersih dan terpercaya. Hindari membeli hewan kurban yang diternak di tempat
pembuangan sampah.
Sebab,
dagingnya akan berpotensi mengandung bahan berbahaya bagi tubuh manusia.
Pilihlah hewan kurban yang diternak di lingkungan bersih dan jauh dari polusi
udara. Hal ini tentu saja berpengaruh pada tingkat stress, sehingga dapat
berimbas pada kesehatan tubuhnya.
7. Sesuaikan dengan Dana Pribadi
Cara
Memilih hewan kurban yang baik dan benar yang terakhir adalah sesuaikan dengan
dana yang Anda miliki. Pada dasarnya, membeli hewan kurban bukanlah suatu
keterpaksaan, namun kerelaan bagi yang mampu.
Tidak
hanya itu, pelajari juga pembagian daging hewan kurban. Dalam aturan islam
pembagian dibagi tiga, yakni 1/3 untuk
dimakan oleh yang berkurban, 1/3 disedekahkan, dan 1/3 sisanya dihadiahkan
kepada orang lain.
Itu dia beberapa kiat atau cara memilih hewan kurban untuk menyambut hari raya Idul Adha 1441 H / 2020 M, semoga bermanfaat bagi semua.

Komentar
Posting Komentar