Langsung ke konten utama

VIRAL !!! UST. YUSUF MANSUR UNGGAH SPANDUK "LARANGAN" BERSHOLAWAT



Spanduk Larangan Bersholawat / Instagram
RAGAM - Di era digital seperti saat ini, media sosial atau medsos bukanlah hal yang asing lagi bagi masyarakat jaman now. Media Sosial sendiripun cukup banyak jenisnya dari facebook, Twitter hingga Instagram yang mulai populer di kalangan netizen saat ini.

Dengan munculnya era MEDSOS  segalanya serasa dekat kini, setidaknya melalui facebook contohnya kita bisa menjalin dan berbagi informasi dengan sanak saudara atau dengan seseorang yang telah lama tidak kita jumpai. Namun belakangan ada juga yang menggunakan medsos untuk kejahatan, inilah sisi negatif media sosial.

Lah kok malah bahas medsos, hehehe….. Berbicara media sosial, belakangan postingan Ustad Yusuf Mansur yang merupakan salah satu ustad sekaligus pendakwah yang bisa dibilang aktif di media sosial ini menjadi viral.

Ya, Yusuf Mansur yang kerap kali mengunggah beragam foto terkait kehidupan, bisnis dan dakwahnya di akun Instagram, @yusufmansurnew seakan tak asing bagi para folowersnya, namun salah satu postingannya kali ini membuat netizen kaget. Bahkan postingan tersebut viral, adalah ketika Yusuf Mansur mengunggah foto spanduk bertuliskan 'Larangan Bersholawat.'

Instagram @yusufmansurnew
Foto spanduk tersebut pun sempat membuat netizen salah paham dan hampir murka. bahkan Postingan tersebut telah di sukai 44 ribu lebih dan hampir 3 ribuan komentar di akun ustad yang dikenal dengan bisnis paytrennya tersebut.

lalu Bagaimana pembaca blog Hendrahardiy menanggapinya??? Eittss, jangan marah dulu. Yusuf Mansur pun menjelaskan fakta sebenarnya di balik spanduk tersebut. Yaps usut punya usut ternyata kata “Larangan” yang tertulis di spanduk tersebut bukan berarti “Tidak diperbolehkan”, melainkan larangan disini merupakan nama kecamatan di wilayah Tangerang, Banten.


Hal inipun rupanya dijelaskan Yusuf Mansur dalam keterangan foto tersebut, dengan kata "Hahahaha. Paham ga? Paham lah ya? Salam buat kwn2 sekota Larangan," tulis akun @yusufmansurnew. Sementara itu, Masayarakat Madura yang faham akan kata Larangan dalam spanduk tersebut nyatanya masih dibuat gagal fokus dan mengira jika Larangan yang dimaksud adalah daerah Kecamatan Larangan yang juga merupakan salah satu daerah di pulau garam tersebut.

Setidaknya dari postingan Ustadz Yusuf Mansur yang menjadi viral ini, kita bisa belajar janganlah menilai sesuatu baik atau buruk tanpa tau apa yang sebenarnya bagaimana dan fakta apa dibalik sesuatu yang kita nilai tersebut.(hendra)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BENARKAH PENGOBATAN ANGGA PRAJA BUANA MENGGUNAKAN BANTUAN TENAGA LISTRIK??

Angga Praja Buana Semakin dikenalnya Angga Praja Buana lewat keahlian pijat alternatifnya semakin membuat orang bertanya tanya, dari alamat praktek, bisa menyembuhkan penyakit apa saja?, atau bahkan ada yang bertanya tarif dari jasa yang ia kerjakan. Jauh sebelum beberapa video yang viral di facebook rasanya masyarakat tak begitu mengenal angga praja buana dengan keahliannya, namun ketika masyarakat ditanya nama P. Yon Kendit   (Ayah Mertua mas Angga) kita mulai sedikit tahu Pijat Alternatif yang terlebih dahulu menjadi keahlian P. Yon yang juga dikenal banyak masyarakat khususnya situbondo. Ya Mas Angga sendiri adalah generasi penerus kedua setela sang Ayah Mertua Almh. Bpk. Suwiryono berpulang akibat penyakit komplikasi yang di deritanya. Angga Praja Buana & Sang Istri | Almarhum Bpk Suwiryono (Tengah) Di salah status facebook Angga Praja Buana sendiri menulis betapa ia kehilangan sosok Guru, Teman, Sahabat yang sekaligus ayah panutan baginya. Ang...