Langsung ke konten utama

SEMARAK MAULID NABI, MASYARAKAT SITUBONDO KIRAB "ANCAK AGUNG"



Ancak Agung - foto by. Mazz AANK

RAGAM  - Perayaaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 H yang jatuh pada hari jumat (1/12) kemarin diperingati dengan semarak di berbagai daerah. Umat Islam Indonesia menampilkan tradisi daerah masing-masing dalam peringatan tersebut.

Tak terkecuali para umat islam yang berada di Kota Situbondo Jawa Timur, hampir ribuan umat muslim di Bumi Sholawat Nariyah tersebut ikut memeriahkan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan menggelar tradisi Kirab Budaya "Ancak Agung" di sabtu siang (2/12/17).

Dilansir dari Antara Jatim, Bupati Situbondo Dadang Wiggiyarto SH. M.Hum menjelaskan jika Pemerintah daerah menfasilitasi tradisi  'Ancak Agung'  untuk menumbuhkan kecintaan umat muslim, khususnya di Situbondo terhadap tradisi yang selama ini dilaksanakan setiap tahun pada saat Bulan Maulid.

Bupati juga mengemukakan bila tradisi "Ancak Agung" merupakan tradisi turun-temurun yang digelar dengan tujuan sebagai bentuk syukur atas karunia yang diberikan oleh Allah SWT. Oleh karenanya Pemerintah kabupaten Situbondo sendiri merasa perlu untuk terus melestarikan salah satu tradisi keislamian yang ada di situbondo tersebut, sebab bupati menyadari betapa pentingnya membangun serta memperkokoh nilai-nilai spiritual melalui berbagai aspek salah satunya aspek keagamaan dalam pelaksanaan pembangunan.

Dalam Ancak Agung sendiri terlihat antusias warga baik dari yang sekedar jadi penonton hingga para peserta yang melibatkan seluruh elemen masyarakat yang merupakan perwakilan dari  setiap desa di kabupaten situbondo.

Para peserta tersebut membawa ancak atau gunungan yang berisi berbagai macam hasil bumi, seperti pisang, wortel, kelapa, dan singkong serta buah-buahan dan hasil alam lainnya yang sudah dibentuk sedemikian rupa menyerupai gunungan dari yang berukuran kecil hingga berukuran besar.

Kirab sendiri diarak dari depan Gedung Bhayangkara Jananuraga, Jalan PB. Sudirman dan berakhir di Alun - Alun Kota Situbondo Jalan RA. Kartini, Situbondo. Di Alun Alun yang menjadi titik akhir kirab, umat muslim yang tumpah ruah di pusat kota situbondo tersebutpun serentak membaca shalawat dan do'a bersama secara khusyuk, dengan harapan Masyarakat senantiasa mendapat keberkahan dan kesejahteraaan melalui  peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. (Hendra)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BENARKAH PENGOBATAN ANGGA PRAJA BUANA MENGGUNAKAN BANTUAN TENAGA LISTRIK??

Angga Praja Buana Semakin dikenalnya Angga Praja Buana lewat keahlian pijat alternatifnya semakin membuat orang bertanya tanya, dari alamat praktek, bisa menyembuhkan penyakit apa saja?, atau bahkan ada yang bertanya tarif dari jasa yang ia kerjakan. Jauh sebelum beberapa video yang viral di facebook rasanya masyarakat tak begitu mengenal angga praja buana dengan keahliannya, namun ketika masyarakat ditanya nama P. Yon Kendit   (Ayah Mertua mas Angga) kita mulai sedikit tahu Pijat Alternatif yang terlebih dahulu menjadi keahlian P. Yon yang juga dikenal banyak masyarakat khususnya situbondo. Ya Mas Angga sendiri adalah generasi penerus kedua setela sang Ayah Mertua Almh. Bpk. Suwiryono berpulang akibat penyakit komplikasi yang di deritanya. Angga Praja Buana & Sang Istri | Almarhum Bpk Suwiryono (Tengah) Di salah status facebook Angga Praja Buana sendiri menulis betapa ia kehilangan sosok Guru, Teman, Sahabat yang sekaligus ayah panutan baginya. Ang...