Langsung ke konten utama

DUA KEPRIBADIAN BERIKUT JARANG ALAMI DEPRESI DAN GELISAH



Smile For your Life

RAGAM – Baru baru ini Sebuah studi menemukan jika individu yang sangat ekstovert (tipe kepribadian yang menyukai interaksi dengan dunia luar ) dan teliti cenderung terlindungi dari gangguan mental depresi dan gelisah.

Beberapa waktu yang lalu peneliti di University of Buffalo menemukan bahwa dua kombinasi tersebut dapat membantu mencegah atau memprediksi kesehatan mental yang buruk. 

"Kami tahu bagaimana sifat-sifat ini berhubungan dengan gejala penyakit mental, namun kini kami sedang melihat bagaimana keduanya saling memengaruhi," tukas pemimpin studi Kristin Naragon-Gainey.

"Kita harus mempertimbangkan keseluruhan pada seseorang untuk memahami kemungkinan timbulnya gejala negatif." Kesadaran dan ekstroversi adalah dua ciri kepribadian 'Lima Besar'. Tiga lainnya adalah terbuka pada pengalaman, kesetujuan, dan neurotisme. Kelima sifat tersebut diketahui ternyata bisa meningkatkan risiko depresi dan gelisah.

Dikutip dari laman metro, para psikolog dalam studi tersebut mengklaim jika kebanyakan dari orang nyatanya teridentifikasi memiliki satu dari lima kepribadian tersebut. Biasanya, orang yang sangat ekstrovert sangat ramah dan selalu mengelilingi pergaulan ataupun diri mereka dengan banyak orang.
Sementara itu, orang yang sangat teliti cenderung mengekspresikan diri dengan tingkat disiplin yang tinggi dan cenderung membuat segala rencana mereka secara rapi dan terperinci.

Yang lebih mencengangkan lagi bila keduanya dikombinasikan dengan neurotisisme (dimana orang rentan mengalami emosi negatif), maka orang tersebut cenderung tidak akan mengalami gangguan suasana hati.

Dalam kesempatan berbeda para peneliti juga mewawancarai 463 perserta yang telah mendapat perawatan psikiratri dalam dua tahun terakhir, hasilnya survei tersebut juga menunjukkan sejauh mana para partisipan teridentifikasi kelanjutan dari neurotisme, kesadaran, dan keterbukaan.

"Jika seseorang memiliki tingkat ekstraversi yang tinggi, mereka kemungkinan akan sangat baik dalam mengumpulkan dukungan sosial atau meningkatkan pengaruh positif mereka melalui cara-cara sosial, demikian pula kesadaran berkaitan dengan usaha mencapai tujuan dan membuat rencana dalam tindakan, yang dapat melawan penarikan dan penghindaran yang bisa berjalan seiring dengan neurotisme."

Bisa disimpulkan bila mereka yang memiliki ketiga sifat tersebut lebih siap untuk terlibat dalam interaksi sosial yang berarti dan merasa puas. Oleh karena itu, mereka memiliki risiko gangguan suasana hati yang lebih rendah. (Hendra)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BENARKAH PENGOBATAN ANGGA PRAJA BUANA MENGGUNAKAN BANTUAN TENAGA LISTRIK??

Angga Praja Buana Semakin dikenalnya Angga Praja Buana lewat keahlian pijat alternatifnya semakin membuat orang bertanya tanya, dari alamat praktek, bisa menyembuhkan penyakit apa saja?, atau bahkan ada yang bertanya tarif dari jasa yang ia kerjakan. Jauh sebelum beberapa video yang viral di facebook rasanya masyarakat tak begitu mengenal angga praja buana dengan keahliannya, namun ketika masyarakat ditanya nama P. Yon Kendit   (Ayah Mertua mas Angga) kita mulai sedikit tahu Pijat Alternatif yang terlebih dahulu menjadi keahlian P. Yon yang juga dikenal banyak masyarakat khususnya situbondo. Ya Mas Angga sendiri adalah generasi penerus kedua setela sang Ayah Mertua Almh. Bpk. Suwiryono berpulang akibat penyakit komplikasi yang di deritanya. Angga Praja Buana & Sang Istri | Almarhum Bpk Suwiryono (Tengah) Di salah status facebook Angga Praja Buana sendiri menulis betapa ia kehilangan sosok Guru, Teman, Sahabat yang sekaligus ayah panutan baginya. Ang...