![]() |
| Bjah Sebelum (Kiri) dan Setelah Hijrah (Kanan) |
KABAR SELEB – Seiring
waktu berjalan banyak artis Tanah Air yang mulai menemukan jati dirinya sebagai
manusia. Dihujani bintang keemasan, kepopuleran, ketenaran, bahkan hingga di
puja banyak fans, nyatanya lama di dunia hiburan banya juga diantara mereka
yang lelah dengan pekatnya panggung hiburan hingga akhirnya memutusakan untuk
berhijrah dan menjadi manusia yang lebih baik.
Perjalanan hijrah inilah yang juga dialami mantan vokalis The
Fly, Bjah. Pria kelahiran Minangkabau itu kini memang sudah tidak lagi
terlihat aktif di dunia hiburan. Bjah lebih dan memilih untuk mencari jalan
kebaikan untuk hidupnya. Keputusan besar tersebut dibuat Bjah sejak akhir tahun
2016 silam.
Dikutip dari KapanLagi.com, Bjah menceritakan betapa badungnya dia
di kehidupannya dahulu kala menjadi artis. Bagi Bjah, minuman keras, mabuk-mabukan,
narkoba, bukanlah hal asing semua telah pernah Ia cicipi. Namun, pria berusia
42 tahun itu akhirnya sadar dan mendapatkan hidayah setelah mengalami banyak
peristiwa dalam hidupnya.
Pria bernama asli Muhammad Hamzah ini mengatakan “42
tahun nunggu hidayah nggak dateng-dateng. Sampe goblok nggak akan Allah kasih.
Hidayah itu dijemput. Gimana caranya? Paksakan kita beribadah, baca AlQuran, puasa,
nanti Allah kasih hidayah”
“Banyak teguran. Entah itu masuk penjara entah itu apa. Penjara
itu udah cukup. Itu menyesal ampun-ampunan. Dulu gua mau mencoba hijrah tapi
yang ada, gua kejar dunia. Bukan, bukan. Akhirnya sekarang gua sadar,”
sambungnya.
Jika kita mundur ke belakang sebelum hijrah, Bjah dahulu sempat
dijebloskan ke dalam penjara lantaran kasus narkoba, ia juga sempat sempat
menjadi pengangguran, hingga kesulitan untuk sekadar cari makan. Bjah pun
bercerita mengenai salah satu bukti kebesaran Allah. Dia sempat tidak punya
uang untuk membeli makanan. Namun setelah berdoa, di hari yang sama tiba-tiba
ada orang yang memberikan makanan kepadanya.
“Allah bantu, semua Allah mempermudah semua. Apapun itu yang
dijabbah. Awal-awal saya hijrah, waktu itu saya belum dapet kerja. Saya belum
makan dari kemaren. Terakhir makan sore. Besoknya hari Minggu, sampe masuk
Ashar saya udah gemeteran (karena laper), anak sama istri saya lagi nggak di
rumah, di luar kota. Abis solat saya lipat sajadah, saya mau nangis, ‘Ya
Allah hambamu kelaperan‘. Terus, rumah gua ada yang ketok, ada yang kasih
nasi besek. Nangis gua. Masya Allah langsung dijabbah,” kenang pria bernama
asli Muhammad Hamzah itu. (Hendra)

Komentar
Posting Komentar