Langsung ke konten utama

KARINA IDOL RILIS SINGLE BARUNYA "MENUNGGU"



"Selama aku masih bernafas, aku akan menikmati setiap langkah menunggu kamu..."

Setidaknya deretan kata penuh makna itulah yang coba disampaikan oleh Karina lewat single terbarunya "Menunggu". Karina, yang merupakan jebolan Indonesian Idol 2012 ini seolah menghadirkan sebuah rangkaian cerita haru sekaligus juga tegar lewat lagu yang ditulis langsung oleh Karina dan juga Disikei, seorang penulis lagu dari Pulau Bali.

Alur cerita lagu "Menunggu" diawali dengan kemunculan keraguan eksistensi dan perasaan rapuh seseorang yang sedang menunggu cintanya, yang masih menjadi milik orang lain, yang kegalauannya tergambarkan di bait 1 dan 2 lewat lirik "Hai, apakah kau dengar? Aku senandungkan lagu..." dan "Hai apakah kau lihat? Aku semakin rapuh..."

Namun dengan segala kekuatan dan ketegaran, dia memutuskan untuk menikmati segala rasa rindu walaupun tabu dan terhalang logika. Dengan segala keyakinan dan rasa cintanya, dia memutuskan untuk menikmati setiap detik waktu yang tersisa,di setiap langkah dalam hidupnya, untuk menunggu, untuk menanti, cinta yang dirindukannya.

Single "Menunggu" ditulis berdasarkan kombinasi pengalaman pribadi dan cerita sama yang terjadi di lingkungan sekitar, karena sebenarnya setiap manusia pasti pernah merasakan masa-masa menunggu cinta di dalam hidupnya, entah itu yang berakhir bahagia, maupun yang berakhir dengan hampa.

Bicara tentang cinta memang tidak akan ada habisnya, jutaan lirik bisa tercipta setiap detiknya karena cinta. Tapi lebih dari itu, lewat single "Menunggu", Karina juga menyuguhkan musikalitas yang berkelas. Karakter vokal yang kuat, tegas dan khas, dibalut oleh aransemen yang ear-friendly, yang digarap oleh Peterson M Laudeng sebagai Produser dan Barry Maheswara sebagai Co Produser.

Seolah melebur dengan liriknya yang bercerita, komposisi musikal "Menunggu" pun dibuat mengalun dan bercerita mengikuti emosi lagu ini. Pilihan instrument jatuh kepada karakter suara yang sederhana, namun kekinian, yang menghasilkan sebuah racikan yang terdengar penuh dan lengkap. Keputusan ini diambil karena single "Menunggu" ingin dibuat sebagai sebuah materi yang mudah dicerna telinga, dan mudah masuk ke hati.

"Orang-orang yang lagi nungguin cinta, yang menganggap menunggu itu mulia, harus punya 1 lagu yang bisa mereka denger tiap kali mereka butuh kekuatan, dan tiap kali mereka butuh disadarkan kalo mereka nggak sendirian. I'm with them." Kata Karina.

Sebenarnya, single ini merupakan single ke 4 yang telah dirilis oleh Karina di industry musik Indonesia. Sebelumnya, ia pernah merilis beberapa single bersama label rekaman NSG Music Recordings. Namun ditengah perjalanannya, Karina memutuskan untuk kembali pada jalur musik independent. Dan 2017 merupakan awal dimana ia me-rebranding dirinya, dengan merilis single baru yang ia ciptakan sendiri dan ia juga langsung terlibat dalam proses produksinya.

Single "Menunggu" ini juga dirilis secara serentak dan berantai pada 8 Februari 2017 baik di radio maupun digital stores. Semoga kehadiran single ini bisa diterima dengan baik dan menambah warna serta kekayaan materi dunia musik Indonesia. Terima kasih. (hendrahardiy)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BENARKAH PENGOBATAN ANGGA PRAJA BUANA MENGGUNAKAN BANTUAN TENAGA LISTRIK??

Angga Praja Buana Semakin dikenalnya Angga Praja Buana lewat keahlian pijat alternatifnya semakin membuat orang bertanya tanya, dari alamat praktek, bisa menyembuhkan penyakit apa saja?, atau bahkan ada yang bertanya tarif dari jasa yang ia kerjakan. Jauh sebelum beberapa video yang viral di facebook rasanya masyarakat tak begitu mengenal angga praja buana dengan keahliannya, namun ketika masyarakat ditanya nama P. Yon Kendit   (Ayah Mertua mas Angga) kita mulai sedikit tahu Pijat Alternatif yang terlebih dahulu menjadi keahlian P. Yon yang juga dikenal banyak masyarakat khususnya situbondo. Ya Mas Angga sendiri adalah generasi penerus kedua setela sang Ayah Mertua Almh. Bpk. Suwiryono berpulang akibat penyakit komplikasi yang di deritanya. Angga Praja Buana & Sang Istri | Almarhum Bpk Suwiryono (Tengah) Di salah status facebook Angga Praja Buana sendiri menulis betapa ia kehilangan sosok Guru, Teman, Sahabat yang sekaligus ayah panutan baginya. Ang...