Dengan tetap mempertahankan Konsep musik pop yang di bumbui dengan unsur jazz dan bozzas serta lebih
mengedepankan unsur musik pop tahun 90-an. lewat tangan dingin Badai, Lagu “Tak Bisa Jadi Yang Kedua” menjadi single ketiga Bening.
Single ini bercerita tentang cowok yang selalu menjanjikan akan
kebersamaan pada pasangannya, padahal sebenarnya sudah ada yang punya, namun
berkeinginan untuk menduakan pasangannya. lagu ini juga sengaja diarransemen
disesuaikan dengan kualitas suara Bening
yang cukup baik dan cukup cocok untuk menyanyikan lagu–lagu balad.
Single “Tak Bisa Jadi Yang Kedua” bertempo slow dan lagunya seperti mengajak para
pendengar untuk menghayati kegalauan. Segmennya lebih dewasa sesuai dengan tema
judulnya. Ada pesan moral yang ingin disampaikan lewat lagu ini yaitu teguran
terhadap sesorang yang selalu memberikan harapan palsu, yang pada akhirnya
hanya akan menyakiti perasaan pasangannya saja.
Bening yang
memiliki nama lengkap Bening Septaria
Rahayuningtyas mengawali ketertarikannya pada dunia tarik suara sejak usia 3 tahun. Ayahnya adalah seorang guru
yang mengajari Bening kecil
menyanyi. Sejak kecil sampai bangku SMP dan SMA, Bening sering meraih berbagai penghargaan, sampai ketika tahun 2013
ia menjadi Juara 1 Penyanyi Wanita
Bintang Radio Tingkat Nasional di Jayapura, Papua.
Lewat single
terbarunya ini, keterlibatan Badai sebagai
pencipta sekaligus yang mengarahkan Bening,
berhasil mengasah olah vokal Bening keluar
dari “comfort
zone” alhasil suara Bening kini
semakin berkualitas. Bahkan kala itu Badai
mempercayakan Bening untuk tampil di
moment spesial konser Kerispatih “Mahakarya Untuk Cinta” (2016). Bening mendapatkan
kesempatan berduet dengan vokalis Kerispatih
Fandy dan sukses. Kini harapannya adalah; bahwa lewat
single terbarunya ini selalu diterima baik dan disukai oleh masyarakat
Indonesia. Promosinya dapat berjalan lancar dan sampai tersebar keberbagai
pelosok, Sehingga dapat sukses di blantika musik Indonesia. (Nagaswara/Hendrahardiy)
Komentar
Posting Komentar