Langsung ke konten utama

16 TAHUN BERKIPRAH BAND RAJA HADIR KEMBALI DENGAN "TAK MUNGKIN"



Masih ingat dengan salah satu band yang terkenal dengan lagu lagu seperti Jujur, Tulus dan Cinderela ya Radja Band, Siapa Sangka Radja masih tetap menjadi jaminan sebuah eksistensi dan kualitas, dari setiap karya yang mereka persembahkan. Band yang sudah terbentuk sejak tahun 2001 ini, memiliki kapasitas yang mumpuni, dalam mengeluarkan karya – karya yang layak di apresiasi seluruh penikmat music Tanah Air.


Kini di awal tahun 2017, menginjak di usianya yang ke 16 tahun, Radja bersama Ascada Musik yang diibaratkan sebagai rumah kedua setelah Istana Musik, kembali merilis sebuah single terbaru mereka berjudul “Tak Mungkin”. Sebuah single manis yang kembali di kemas dalam balutan musik khas Radja, yang mengedepankan dinamika beat dan olah vocal yang khas gaya Ian Kasela, menjadikan single ini begitu terasa lebih segar. Band yang hingga saat ini beranggotakan Ian Kasela (Vokalis), Moldy (Gitaris), Indra (Basist) dan Seno (Drummer), merasa sangat fresh menghadirkan sebuah karya mereka di awal tahun ini.

“Musikalitas khas Radja, sangat kami pertahankan di single ini, dan menjadi sebuah tantangan yang sangat menarik, bagaimana memodifikasi warna musik dan mempertahankan karakter utama, dari single ini”, ujar Ian menjelaskan proses pembuatan single ini.

Single yang diciptakan Bartje Van Houten ini, sudah begitu akrab di telinga penikmat karya musik Indonesia. Dengan paduan lirik-lirik jenaka dan lugas, lagu ini menceritakan tentang akhir sebuah cerita cinta, karena dusta. 

Hal lain yang hendak disampaikan oleh Radja dalam single ini adalah, sebuah ungkapan apresiasi yang setinggi tingginya dari Radja, untuk sebuah karya legendaries, dan sebuah upaya melestarikan karya karya master piece musik Indonesia. “Single ini menjadi sebuah bentuk apresiasi yang setinggi tingginya dari kami, dan upaya melestarikan karya-karya master piece music Indonesia”, tambah Ian memberi alasan dibalik pemilihan single tersebut.

Bukan tanpa sebuah perhitungan yang matang tentunya, jika dalam perjalanan karier bermusik Radja, selalu bereksplorasi akan konsep musik di setiap karya terbaru yang mereka persembahkan. "Hal ini sebagai pembuktikan bahwa Radja selalu eksis dan peka mensikapi perkembangan musik Tanah Air ", tambah Ian menutup perbincangan. (HendraHardiy)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BENARKAH PENGOBATAN ANGGA PRAJA BUANA MENGGUNAKAN BANTUAN TENAGA LISTRIK??

Angga Praja Buana Semakin dikenalnya Angga Praja Buana lewat keahlian pijat alternatifnya semakin membuat orang bertanya tanya, dari alamat praktek, bisa menyembuhkan penyakit apa saja?, atau bahkan ada yang bertanya tarif dari jasa yang ia kerjakan. Jauh sebelum beberapa video yang viral di facebook rasanya masyarakat tak begitu mengenal angga praja buana dengan keahliannya, namun ketika masyarakat ditanya nama P. Yon Kendit   (Ayah Mertua mas Angga) kita mulai sedikit tahu Pijat Alternatif yang terlebih dahulu menjadi keahlian P. Yon yang juga dikenal banyak masyarakat khususnya situbondo. Ya Mas Angga sendiri adalah generasi penerus kedua setela sang Ayah Mertua Almh. Bpk. Suwiryono berpulang akibat penyakit komplikasi yang di deritanya. Angga Praja Buana & Sang Istri | Almarhum Bpk Suwiryono (Tengah) Di salah status facebook Angga Praja Buana sendiri menulis betapa ia kehilangan sosok Guru, Teman, Sahabat yang sekaligus ayah panutan baginya. Ang...